Posted by
Pradiyan `Beto
In:
Poem
Intersection
Intersection
Not stop haunting late evening
Turmoil cool breeze
Cockerel nodding off at the end of the spring
Me, you, him, them
Change of seasons is always gave a wisdom
Shade tree spoiled tireless
Provide shade inward in times of resignation
Me, you, him, them
Reunion for a short end to hunger
The Manoreh completely with savanna
Chant harp interesting old memories
Me, you, her, them
Posted on
-
0 Comments
Posted by
Pradiyan `Beto
In:
Coretanku
Simple December
Waktu...jika
kita bicara mengenai waktu memang tidak ada habisnya. Kita mengenal waktu dan
otomatis juga mengenal kehidupan. Mulai lahir hingga kaki ini dapat menginjak
berbagai belahan dunia dan sadar atau tidak sadar apa pun yang kita lakukan itulah
hidup.
Sejak
lahir hingga sedewasa ini, aku pun belum bisa memaknai hidup. Tiap detik
semakin tua bahkan bumi tempatku bernaung ini terlihat sudah begitu rapuh dan
renta. Entah apa mereka lakukan untuk menyelamatkan raga sang kakek ini.
Menambah kerapuhan atau menunda kehancuran.
Posted on
-
0 Comments
Posted by
Pradiyan `Beto
In:
Coretanku
Perjalanan Ke Barat
Hy guys,,bagaimana kabar kamu kali ini?? Hmm,,
aku harap semua masih berjalan normal n baik – baik saja. hehe J
Kali ini, aku mau ngisi ni posting dengan
kegiatan ku beberapa waktu lalu. Jadi singaktnya, setelah hampir 1 minggu lebih
disibukkan dengan ujian tengah semester di kampus, aku menyempatkan diri buat
melancong, istilah kerennya “ajojing” guys. Dan tujuan ku kali ini adalah
ibukota NKRI alias Jakarta. Kenapa kesitu. . .maklum ya orang desa, belon pernah ke kota.haha
Posted on
-
2 Comments
Posted by
Pradiyan `Beto
In:
Coretanku
Arti Dari Sebuah Pertemuan
Siang yang baru saja aku lewati,
satu hari yang tak kan terlupakan, ya setelah sekian waktu melangkah gontai
dengan beribu gundah geliat. Penantian itu datang, siang yang sedikit mendung,
mentari terlalu malu untuk menyaksikan sebuah pertemuan yang sangat berarti. Kurang
dari 900 detik, penantianku sungguh berharga mahal. Berlian atau bahkan jamrud
yang paling mahal pun tak bisa mengalahkan harga pertemuan ini. Pertemuan yang
mungkin jika orang lain berpikir adalah pertemuan yang sepele namun tidak bagiku.
Sekali lagi ku tegaskan, pertemuan yang sangat berharga, tentu saja selama aku
masih bisa berfikir bahwa dunia ini akan berakhir suatu saat nanti.
Posted on
-
0 Comments
Langganan:
Komentar (Atom)




